Pengertian Manajemen, Tujuan, Fungsi, Jenis, Unsur, Dan Prinsip

Sudah tau apa itu Pengertian Manajemen? Manajemen merupakan sebuah kata yang cukup familiar digunakan dalam kehidupan sehari-hari baik kehidupan pribadi maupun profesional. Kata manajemen lekat hubungannya dengan penataan organisasi, namun apa sebenarnya arti manajemen dan bagaimana konteks manajemen dalam berbagai macam aspek kehidupan?

Pengertian Manajemen
Ilustrasi manajemen
Manajemen sendiri merupakan sebuah kata yang diturunkan dari Bahasa Perancis kuno yaitu ménagement yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Dalam Bahasa Italia juga ditemukan kata maneggiare yang memiliki arti mengendalikan dalam konteks mengendalikan kuda.

Dengan demikian secara bahasa pengertian manajemen adalah kegiatan atau sistem yang di dalamnya terdapat aturan dan pelaksanaan yang sesuai dengan aturan tersebut. Untuk mendalami lebih lanjut mengenai manajemen, berikut adalah berbagai macam pengertian manajemen menurut para ahli, dan juga makna manajemen pada sebuah operasi organisasi.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli


Ada banyak ahli yang memberikan definisinya sendiri mengenai pengertian manajemen. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Mary Parker Follet


Mary Parker Follet
Follet dengan sederhana mengatakan bahwa manajemen merupakan seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Dalam hal ini manajemen memiliki makna mengatur orang lain dalam sebuah organisasi untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tugasnya masing-masing demi bisa mencapai tujuan yang sama.

2. George R. Terry

George R. Terry


Bagi Terry yang termasuk dalam manajemen tidak hanya pengaturan untuk menuju tujuan yang sama, melainkan dalam manajemen juga terdiri dari perencanaan, melakukan tindakan, dan juga melakukan pengawasan. Menurutnya manajemen adalah memanfaatkan sumber daya yang ada termasuk sumber daya manusia yang saling berhubungan dalam sebuah organisasi demi mencapai target yang sama.

3. Ricky W. Griffin

Ricky W. Griffin


Menurut Griffin pengertian manajemen tidak hanya melakukan proses perencanaan hingga pengawasan pelaksanaan, namun proses tersebut juga harus dilakukan dengan cara yang efektif dan efisien. Maksud dari efektif adalah tujuan yang sudah ditentukan bisa dilakukan sesuai dengan rencana, sementara efisien adalah tugas-tugas yang diberikan dijalankan dengan terorganisir, dan bisa selesai dalam waktu yang sudah ditentukan bahkan kalau bisa lebih cepat.

4. Lawrence A. Appley

Lawrence A. Appley


Pengertian manajemen menurut ahli yang lain lebih menekankan kepada sistem dan prosesnya, sedangkan menurut Appley manajemen merupakan sebuah keahlian yang dimiliki oleh seseorang atau organisasi untuk menggerakkan orang lain maupun anggota organisasi agar mau melakukan hal yang diperintahkan kepadanya. Dengan kata lain Appley menekankan manajemen merupakan salah satu bagian dari kualitas sumber daya manusia yang menjadi penggerak dalam sebuah organisasi.

5. Renville Siagian


Ahli satu ini memiliki pengertian manajemen yang berbeda dari yang lainnya. Menurutnya manajemen merupakan salah satu bidang usaha yang memiliki produk jasa pelayanan dan dikelola oleh ahli yang sudah berpengalaman dan juga profesional. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya perusahaan atau organisasi yang menyerahkan manajemen pada aspek tertentu ke perusahaan lain untuk efisiensi SDM dan biaya, seperti misalnya untuk proses audit dalam manajemen keuangan, manajemen gudang, manajemen pabrik, manajemen pemasaran, dan sebagainya.

Pengertian Manajemen Sebagai Proses


George R. Terry menyampaikan bahwa manajemen merupakan sebuah proses yang terdiri dari perencanaan, organisasi, pelaksanaan dan juga kontrol yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan yang telah ditentukan dengan memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya yang lainnya. Dengan demikian manajemen merupakan sebuah proses yang saling berhubungan dan terkoordinasi.

Ilustrasi manajemen sebagai proses
Sebagai proses, manajemen terdiri dari tiga aspek, yaitu:

1. Proses sosial


Faktor yang paling penting dalam pengertian manajemen adalah sumber daya manusianya dibandingkan dengan faktor lain. Dengan begitu manajemen memiliki aspek sosial yang tinggi karena di dalam prosesnya terdapat interaksi antara SDM yang berada di dalamnya dan merupakan tugas dari manajemen untuk saling menghubungkan SDM-SDM tersebut.

2. Proses integrasi


Pengertian manajemen integrasi adalah menggabungkan dan menginteraksikan antara sumber daya yang ada misalnya dari segi SDM, finansial, sarana dan fasilitas, serta faktor atau sumber daya yang lainnya dalam interaksi yang harmonis untuk mencapai tujuan organisasi.

3. Proses berkelanjutan


Manajemen merupakan proses yang tiada hentinya. Inilah salah satu alasan mengapa manajemen penting untuk dimiliki oleh organisasi karena manajemen memiliki fungsi untuk mengidentifikasi dan mengatur solusi menghadapi berbagai macam perubahan dan masalah yang bisa memengaruhi organisasi.

Manajemen Sebagai Bagian Dari Seni


Banyak pengertian manajemen menurut para ahli yang mendefinisikan manajemen sebagai bagian dari ilmu dan juga seni. Bagian mana dari manajamen yang termasuk dalam ilmu pengetahuan dan mana yang menjadi bagian dari seni? Manajemen dianggap sebagai bagian dari ilmu pengetahuan karena ia memiliki struktur pengetahuan yang terorganisir yang menggabungkan berbagai macam pengetahuan dengan kebenaran yang sifatnya universal.

Ilustrasi manajemen bagian dari seni
Pengertian manajemen dalam konteks seni adalah sesuatu yang menerapkan pengetahuan dan keahlian untuk mencapai sebuah tujuan. Sebagai seni, manajemen memiliki karakter-karakter sebagai berikut ini:

1. Ilmu praktis


Seni tidak hanya mengandalkan ilmu teori saja namun juga harus disertai dengan praktik baik sesuai dengan teori yang sudah ada maupun dilakukan dengan metode sendiri berdasarkan dengan pengalaman dan insting. Manajemen sebagai seni merupakan ilmu yang membutuhkan keahlian untuk bisa dipraktikkan dengan baik. Seorang manajer yang berkualitas tidak hanya ditentukan dari latar belakang pendidikan formalnya atau lulus dari sekolah manajemen terbaik saja namun juga ditentukan dari keahliannya ketika dihadapkan pada situasi organisasional yang nyata.

2. Sentuhan pribadi


Dari berbagai macam pengertian manajemen yang disebutkan di atas bisa dilihat bahwa setiap ahli memiliki pandangan yang mirip namun memiliki perbedaan. Setiap orang bisa jadi memiliki pemahaman teori manajemen yang sama tapi punya pendekatan yang berbeda untuk mempraktikkannya. Itulah mengapa dalam dunia manajemen pun dikenal ada yang punya keahlian yang bagus ada yang buruk, karena meski punya pengetahuan yang sama tapi bisa jadi cara untuk mengidentifikasi dan menemukan solusi untuk masalah berbeda-beda.

3. Kreativitas


Manajemen merupakan bagian dari seni karena ia menggabungkan antara sumber daya manusia dengan sumber daya lainnya sehingga menghasilkan sesuatu yang unik dan bisa digunakan sebagai sarana untuk mencapai tujuan. Dibutuhkan imajinasi dan intuisi untuk memanfaatkan berbagai macam sumber daya yang tersedia, sama seperti bidang seni lainnya.

4. Berorientasi pada sebuah tujuan


Hampir semua pengertian manajemen secara umum mengatakan bahwa manajemen adalah sebuah proses yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang sama. Demikian juga halnya pada seni di mana para artis membuat berbagai macam karya seni menggunakan media yang tersedia untuk tujuan tertentu, ada yang ingin mengekspresikan imajinasinya, ada yang menggunakan seni sebagai media untuk menyampaikan perasaan, ada juga yang menggunakan seni untuk membangun infrastruktur, dan sebagainya.

Dari karakter di atas bisa dikatakan bahwa manajemen merupakan bagian dari seni karena ia memiliki elemen praktis, dilakukan dengan pendekatan dan gaya yang unik, merangsang kreativitas SDM, dan memiliki sebuah tujuan tertentu. Pengertian manajemen sebagai seni pun diamini oleh berbagai ahli dalam bidang manajemen.

Pentingnya Manajemen Untuk Organisasi


Manajemen dalam sebuah organisasi bisa diwujudkan dengan cara membagi organisasi menjadi beberapa bagian di mana setiap bagian punya tugasnya sendiri-sendiri. Setiap bagian atau divisi dipimpin oleh kepala atau manajer yang bertanggung jawab terhadap struktur jabatan di atasnya.

Ilustrasi manajemen untuk organisasi
Manajemen juga bisa diwujudkan dengan merencanakan berbagai macam program kerja, target yang ingin dicapai, serta melakukan pengawasan bagaimana setiap SDM melaksanakan perannya untuk mencapai target tersebut. Dari pengertian manajemen yang disebutkan di atas, peran penting manajemen bagi sebuah organisasi bisa diuraikan sebagai berikut:

1. Sarana untuk mencapai tujuan


Manajemen bisa dimanfaatkan untuk mengatur dan menata faktor-faktor produksi, digunakan untuk mengorganisir sumber daya yang ada, mengintegrasikan sumber daya dengan cara yang efektif demi mencapai target. Dengan mendefinisikan objek dari organisasi yang ingin dicapai, proses manajemen bisa dijalankan tanpa membuang banyak waktu, uang, dan juga tenaga.

2. Memaksimalkan penggunaan sumber daya


Dalam pengertian manajemen mendasar, sumber daya merupakan faktor yang sangat penting dalam sebuah manajemen baik sebagai sistem, keahlian seseorang, maupun sebagai bidang usaha. Manajemen memanfaatkan semua sumber daya yang ada secara produktif dengan mencari cara yang paling baik dan paling efisien agar bisa memberikan kontribusi pada industri dan produksi. Manajemen memanfaatkan para ahli, profesional, yang dengan begitu maka dimanfaatkan pula keahlian dan pengetahuan mereka untuk menghindari adanya sumber daya yang terbuang.

3. Mengurangi biaya operasional/produksi


Perencanaan adalah bagian dari pengertian manajemen, jika dilakukan dengan tepat maka hasilnya bisa lebih maksimal dengan usaha input yang minimal. Tugas dari manajemen adalah mencari cara untuk bisa memanfaatkan sumber daya yang ada dan mengombinasikannya dengan cara yang terbaik. Dengan demikian biaya operasional dan/atau biaya produksi bisa lebih dikurangi.

4. Menciptakan organisasi yang sehat


Manajemen juga berarti pengaturan, berbagai macam elemen yang ada di dalam tubuh organisasi diatur sedemikian rupa sehingga tidak ada fungsi yang saling bertindihan, masing-masing punya fungsi dan target khususnya sendiri untuk mencapai target umum perusahaan. Tidak ada elemen yang bertubrukan adalah salah satu dari ciri organisasi yang sehat.

Dalam hal ini manajemen bisa diwujudkan dengan cara membangun otoritas yang efektif, dan hubungan yang bertanggung jawab antar SDM. Misalnya siapa yang harus melapor pada siapa, siapa yang memiliki wewenang untuk memberikan instruksi kepada siapa, siapa yang atasan siapa yang bawahan, dan sebagainya. Manajemen juga memiliki arti menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat dengan keahlian yang tepat, ditambah dengan pelatihan dan kualifikasi.

5. Menghadapi perubahan jaman


Selain pengertian manajemen menurut para ahli yang disebutkan di atas ada juga yang berpendapat bahwa manajemen merupakan sarana bagi organisasi untuk menghadapi perubahan. Dengan adanya manajemen, organisasi bisa mengantisipasi perubahan eksternal yang bisa memengaruhi eksistensi dari organisasi tersebut baik berdampak positif maupun negatif.

Untuk mengikuti perubahan jaman pun manajemen juga harus bisa beradaptasi sesuai dengan permintaan pasar atau perubahan kebutuhan dari masyarakat sosial. Manajemen memiliki peran yang sangat penting untuk pertumbuhan dan keberlangsungan organisasi.

6. Meningkatkan kesejahteraan organisasi dan anggotanya


Manajemen yang efisien akan membuat ekonomi produksi jadi lebih baik yang tentunya akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan dari anggota organisasi tersebut. Manajemen yang baik membuat tugas yang sulit menjadi lebih mudah dengan menghindari adanya sumber daya yang terbuang percuma apalagi jika jumlah sumber daya yang tersedia terbatas.

Dengan kata lain manajemen memiliki arti penting untuk meningkatkan keuntungan dalam konteks usaha sehingga bisa memberikan output yang lebih baik kepada masyarakat karena membuka bisa membuka kesempatan yang lebih luas untuk ekspansi dengan demikian dibutuhkan sumber daya manusia yang lebih banyak. Manajemen yang efektif juga akan memunculkan produk baru dan berbagai macam penelitian yang bisa bermanfaat bagi orang lain bahkan di luar organisasi.

Level-Level Dalam Manajemen


Pengertian level manajemen adalah garis-garis pembatas antara posisi manajerial di dalam sebuah organisasi. Biasanya organisasi dengan skala yang besar memiliki level manajemen yang lebih besar pula, dan sebaliknya. Level manajemen ini menentukan rantai komando dan juga jumlah dari otoritas serta berbagai macam posisi yang bisa ditempati oleh orang yang memiliki kualifikasi.

Secara umum level manajemen dibagi menjadi tiga tingkat yaitu tingkat administratif yaitu tingkat yang paling atas, kemudian di bawahnya ada tingkat eksekutor, dan level yang paling bawah dan umumnya paling banyak personelnya adalah level supervisor atau manajer level pertama.

Ilustrasi level manajemen
Untuk mengaplikasikan pengertian manajemen sebagai sistem yang menentukan koordinasi dalam sebuah organisasi, berikut adalah level-level manajemen beserta dengan ruang lingkup tugas dan wewenangnya:

1. Tingkat administratif


Umumnya pada tingkat ini manajemen diisi oleh dewan direktur, chief executive, atau managing director. Pada level inilah tempatnya otoritas utama sebuah organisasi berada dan memiliki tugas utama untuk mengatur dan merencanakan target serta kebijakan yang berlaku untuk seluruh badan organisasi.

Otoritas manajemen menentukan objektivitas dan juga kebijakan umum bagi organisasi, ia juga berwenang untuk membuat rencana strategis termasuk menunjuk sumber daya manusia untuk menempati posisi manajerial di level bawahnya. Otoritas manajemen di tingkat ini juga wajib untuk memberikan arahan dan memiliki tanggung jawab terhadap para pemangku kepentingan dalam hal performa dari kinerja organisasi.

2. Tingkat eksekutor


Pada tingkat manajemen yang tengah ini biasanya terdiri dari manajer cabang dan manajer yang mengepalai departemen atau divisi dalam organisasi. Tanggung jawab umumnya adalah melapor dan bertanggung jawab kepada manajemen di tingkat atas mengenai fungsi dan kinerja dari departemen yang dipimpin. Menerjemahkan arahan dari manajemen atas menjadi arahan yang lebih teknis dan mengeksekusi rencana dari organisasi sesuai dengan kebijakan yang sudah ditentukan.

Manajer di level tengah juga membuat rencana untuk menjadi tugas dari sub-sub unit organisasi dan berpartisipasi langsung dalam merekrut sumber daya manusia serta memberikan pelatihan terhadap personel yang ada di manajemen bawah. Yang tidak kalah pentingnya, manajer di tingkat tengah ini memiliki tanggung jawab untuk memberikan inspirasi bagi bawahannya untuk meningkatkan produktivitas.

3. Manajemen tingkat bawah


Supervisor adalah bagian dari manajemen yang berada di level paling bawah dan jabatan-jabatan setara lainnya. Fungsinya adalah mengawasi secara langsung dari sumber daya manusia di tingkat operasional.

Mereka adalah orang yang memberikan tugas dan pekerjaan kepada para pekerja, memberikan instruksi untuk aktivitas harian, bertanggung jawab atas kualitas dan kuantitas dari produksi, dan memiliki tanggung jawab untuk menjaga hubungan dan suasana kerja yang baik di lingkungan organisasi. Manajer di tingkat ini juga berfungsi sebagai penjaga image organisasi di mata para sumber daya manusia operasional.

Itulah dia penjelasan mengenai pengertian manajemen dan juga makna pentingnya dalam sebuah organisasi. Berkembangnya sebuah organisasi dalam hal apapun adalah hasil dari kerja manajemen yang terintegrasi dan memiliki struktur yang terorganisir.