Pengertian Demokrasi, Bentuk, Prinsip, Ciri, Dan Contohnya

Apa Pengertian Demokrasi? Kata demokrasi ini kemungkinan besar belum dipahami dengan benar oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Oleh karena itulah supaya anda dan masyarakat Indonesia lainnya semakin mengerti dengan maksud dari kata demokrasi tersebut akan diuraikan secara gamblang mengenai penjelasan demokrasi dan segala sesuatu yang masih ada kaitannya dengan demokrasi di pembahasan berikut ini.

Pengertian Demokrasi


Pengertian Demokrasi

Kalau mau dibahas satu per satu pengertian demokrasi itu banyak sekali. Sebetulnya demokrasi itu sendiri adalah salah satu dari beberapa bentuk pemerintahan suatu negara. Kebetulan sekali yang dipilih oleh Indonesia adalah bentuk pemerintahan demokrasi.

Pada negara yang menganut bentuk pemerintahan demokrasi warga negaranya diberikan hak yang sama untuk mengambil suatu keputusan di mana keputusan yang diambilnya tersebut diharapkan bisa mengubah jalan hidup yang akan dia hadapi di masa yang akan datang.

Pengertian demokrasi ialah bagaimana setiap warga negara diberikan ijin untuk bisa berpartisipasi, membantu jalannya roda pemerintahan negara yang bersangkutan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Jika ingin berpartisipasi secara langsung bentuknya adalah dengan menjadi anggota dari badan perwakilan atau badan legislatif, seperti DPR atau DPRD. Melalui badan legislatif tersebut semua yang berhubungan dengan hukum yang ada di Indonesia dirumuskan, dikembangkan dan dibuat. Badan legislatif inilah yang menggodok dan merumuskan peraturan atau undang-undangnya.

Pengertian demokrasi juga mencakup berbagai kondisi yang ada di dalam masyarakat, seperti kondisi ekonomi, kondisi sosial dan kondisi budaya di mana dengan adanya kondisi-kondisi tersebut setiap warga negara bebas untuk berpolitik, ikut serta dalam politik, dengan posisi yang setara antara satu dengan yang lainnya.

Pengertian demokrasi yang lain adalah kumpulan dari gagasan, ide dan prinsip yang ada kaitannya dengan kebebasan untuk mengeluarkan pendapat, diikuti dengan bagaimana cara mempraktikkannya dengan benar dan langkah-langkah atau prosedur yang harus dihadapi dan dilaksanakan.

Pengertian demokrasi juga bisa dimaknai dengan penghargaan atas harkat dan martabat yang dimiliki oleh seseorang. Pengertian demokrasi bisa juga dijabarkan sebagai suatu hak dari setiap warga negara Indonesia yang diwakili oleh badan legislatif yang duduk di lembaga DPR atau DPRD untuk membuat beragam keputusan politik yang pada akhirnya dijalankan oleh semua warga negaranya.

Beberapa tokoh kenamaan yang tidak hanya berasal dari dalam negeri melainkan juga dari maca negara juga memberikan pengertian demokrasi versi mereka. Salah satunya adalah pengertian demokrasi versi dari Karl Popper.

Karl Popper memberikan pengertian demokrasi sebagai suatu hal yang berbeda jauh dengan bentuk pemerintahan tirani atau diktator karena kalau pemerintahan yang berpedoman kepada kediktatoran maka segala sesuatunya harus menurut pemerintah, warga negaranya sama sekali tidak diperbolehkan mengeluarkan pendapatnya secara bebas.

Sebaliknya, masih pengertian demokrasi menurut Karl Popper, bentuk pemerintahan demokrasi memberikan keleluasaan bagi setiap warga negara untuk memberikan pendapatnya dengan bebas yang ada kaitannya dengan politik. Bahkan kalau dimungkinkan jika dirasa pemerintahan dianggap tidak bisa bekerja dengan baik bisa diturunkan, tanpa harus melalui jalan kekerasan atau revolusi.

Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli


Pengertian demokrasi mencakup beberapa hal, beberapa segi, termasuk di antaranya pengertian demokrasi versi dari beberapa tokoh yang sudah mendunia namanya, yang merupakan tokoh yang sangat ahli, bisa dibilang expert di bidangnya.

Selain Karl Popper yang sudah menguraikan analisanya di atas tadi, beberapa ahli atau tokoh ternama memberikan pengertian demokrasi sesuai dengan versi mereka masing-masing. Namun pada intinya pengertian demokrasi antara satu tokoh dengan tokoh yang lain tidak jauh berbeda, masih ada garis merahnya, masih berada dalam satu koridor.

Baiklah, berikut akan disampaikan beberapa pengertian demokrasi versi dari sang ahli. Pengertian demokrasi menurut John L. Esposito adalah bahwa sebuah kekuasaan itu sebenarnya berasal dari rakyat, dan diberikan untuk rakyat juga sehingga nantinya rakyat bisa berpartisipasi secara aktif.

Tidak hanya peran serta rakyatnya, mereka juga memiliki hak untuk bisa mengawasi jalannya roda pemerintahan, terutama pengawasan akan berbagai macam kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Jika dirasa tidak sesuai atau akan mengakibatkan hal yang tidak baik, rakyat bisa memberikan argumentasinya, tentu saja dengan cara yang baik, sesuai dengan prosedur.

Pengertian demokrasi versi dari C. F. Strong lain lagi, yakni bahwa sistem perwakilan menjadi dasar dari keikutsertaan mayoritas masyarakat yang menjabat sebagai anggota dewan yang bisa dijadikan jaminan dan kepada mayoritas itulah pemerintah nantinya akan mempertanggungjawabkan apa yang sudah dikerjakannya selama masa pemerintahannya.

Pengertian demokrasi menurut Abraham Lincoln, tokoh kenamaan dari Amerika Serikat, salah satu presiden Amerikat Serikat yang paling terkenal lain lagi, yaitu rakyatlah yang menyelenggarakan sistem pemerintahan. Sistem pemerintahan juga diselenggarakan untuk rakyat, oleh rakyat juga.

Ada lagi pengertian demokrasi definisi dari Hans Kelsen, yaitu bahwa demokrasi itu sebenarnya ditujukan untuk rakyat, rakyat juga yang menyelenggarakannya. Beberapa wakil rakyat yang sudah terpilih langsung menjalankan kewajibannya mengerjakan kekuasaan negara.

Rakyat yang telah memilih wakilnya untuk duduk di dewan sangat yakin bahwa apa yang diinginkan oleh mereka, semua kehendak mereka akan diperhatikan, ditampung oleh anggota dewan tersebut di dalam tugasnya menjalankan kekuasaan negara, sebagai bentuk pertanggungjawabannya kepada rakyat yang memilihnya.

Kemudian pengertian demokrasi versi Sidney Hook, bahwa demokrasi itu merupakan suatu bentuk pemerintahan di mana kesepakatan mayoritas rakyat yang sudah dewasa yang diberikan secara bebas menjadi dasar dari berbagai macam keputusan penting yang ditetapkan oleh pemerintah.

Lain lagi pengertian demokrasi menurut Charles Costello, bahwa demokrasi sebenarnya terdiri dari dua sistem, yakni sistem sosial dan sistem politik di mana ada pembatasan hukum bagi kekuasaan-kekuasaan pemerintah. Hak-hak yang dimiliki oleh setiap warga negara akan dilindungi sepenuhnya.

Selanjutnya pengertian demokrasi versi dari Merriem, definisinya ialah pemerintahan yang diselenggarakan oleh rakyat yang mayoritas di mana rakyatlah yang tetap memegang kekuasaan paling tinggi. Rakyat diwakili oleh mereka yang duduk menjadi anggota dewan, yang sudah dipercayai, yang pemilihannya dilakukan dengan bebas melalui pemilu secara periodik.

Anggota dewan yang dipilih sekaligus diangkat oleh rakyat menjadi sumber otoritas politik rakyat. Pemilihan wakil rakyat di sini diberlakukan secara fair, tidak menganut asas keturunan dan penyelenggaraannya dilakukan secara baik-baik, jauh dari kesewenang-wenangan.

Kalau pengertian demokrasi menurut Samuel Huntington, bahwa demokrasi baru akan ada apabila bisa diselenggarakan secara berkala sebuah pemilihan umum yang adil dan jujur, yang memilih para pembuat keputusan.

Para pembuat keputusan tersebut dipilih secara kolektif. Kandidat-kandidat yang nantinya akan duduk menjadi pengambil atau pembuat keputusan sama-sama mempunyai hak untuk bersaing secara sehat. Rakyat yang sudah dewasa, yang telah memiliki hak memilih bisa memberikan suaranya secara bebas, sesuai dengan hati nuraninya, tidak ada paksaan.

Terakhir adalah pengertian demokrasi dari Hannry B. Mayo, bahwa demokrasi ialah suatu kebijaksanaan umum yang ditetapkan secara mayoritas oleh wakil yang duduk menjadi anggota dewan di mana wakil-wakil rakyat ini mendapatkan pengawasan sepenuhnya oleh rakyat yang sudah memilihnya.

Pemilihan wakil rakyat tersebut dilakukan lewat suatu pemilihan yang dilangsungkan dengan bebas, maksudnya rakyat diberikan kebebasan secara penuh untuk memilih wakil-wakilnya. Dasar yang menjadi panutan di dalam pemilihan tadi adalah prinsip kesamaan politik.

Beberapa Bentuk Dari Demokrasi


Ilustrasi bentuk demokrasi
Di atas sudah diulas secara panjang lebar pengertian dari demokrasi. Saat ini yang akan dibahasa adalah mengenai bentuk-bentuk dari demokrasinya itu sendiri. Kalau digolongkan secara umum, demokrasi ada dua, yakni demokrasi secara langsung dan demokrasi lewat perwakilan.

1. Demokrasi Langsung

Suatu demokrasi bisa dikatakan langsung jika semua warga negara yang sudah dewasa, yang telah memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan, bisa memberikan kontribusi berupa suara atau pendapatnya yang bisa digunakan sebagai ajang untuk mengambil berbagai macam keputusan yang penting.

Di dalam sistem demokrasi langsung ini dimungkinkan setiap rakyat memiliki hak sebagai wakil dirinya sendiri dalam pemilihan suatu kebijakan. Situasi dan kondisi politik yang ada di suatu negara secara langsung dipengaruhi oleh pilihan dari rakyat ini.

Pertama kalinya demokrasi secara langsung ini diselenggarakan di Athena, ibu kota dari negara Yunani. Pada saat itu rakyat diminta untuk berkumpul untuk memecahkan permasalahan secara bersama-sama karena tidak dapat diatasi sendiri oleh pemerintahannya.

Untuk saat ini sangat sulit untuk menetapkan demokrasi langsung dikarenakan tidak akan mungkin mengumpulkan rakyat dalam jumlah yang begitu banyak di dalam suatu tempat. Rakyatpun sepertinya tidak punya waktu yang banyak untuk memikirkan dan membantu mengatasi beragam masalah yang tengah dihadapi oleh pemerintah.

2. Demokrasi Perwakilan

Bentuk demokrasi yang satunya lagi adalah demokrasi perwakilan, demokrasi lewat perwakilan, melalui wakil-wakil rakyat yang duduk menjadi anggota dewan. Lewat suatu pemilihan umum yang diselenggarakan dengan bebas dan rahasia, rakyat yang sudah tercukupi umurnya memilih wakil-wakilnya.

Wakil-wakil yang sudah terpilih ini nantinya memiliki kewajiban moral untuk menampung aspirasi, pendapat yang disampaikan oleh rakyat yang sudah memilihnya. Diharapkan wakil-wakil rakyat ini bisa memberikan atau mengambil keputusan sesuai dengan apa yang diinginkan oleh rakyat.

Beberapa Prinsip Dari Demokrasi


Ilustrasi prinsip demokrasi
Demokrasi memiliki prinsip-prinsip, bahwa terdapat berbagai macam syarat yang harus dipenuhi agar suatu negara bisa dikatakan menganut asas demokrasi dan semuanya sudah tertuang ke dalam undang-undang, milik dari negara Indonesia.

Ada sebuah pendapat dari seorang tokoh yang bisa disebut sebagai soko gurunya demokrasi di Indonesia, yakni Almadudi, yang memberikan pendapatnya tentang beberapa prinsip yang seharusnya ada di dalam suatu negara yang ingin melaksanakan demokrasi.

Berikut di bawah ini beberapa prinsip dari demokrasi menurut pandangan dari Almadudi :
  1. Terdapatnya rakyat yang berdaulat
  2. Kekuasaan merupakan suatu hal yang mayoritas
  3. Pemerintahan hanya akan berjalan, supaya bisa menyelenggarakan pemerintahan harus mendapatkan ijin atau kesepakatan dari yang diperintah
  4. Jika ingin mengadakan suatu pemilihan umum maka harus memenuhi berbagai macam syarat, bebas, adil, jujur dan rahasia
  5. Segala sesuatu yang bersangkutan dengan hukum harus melalui suatu proses yang wajar
  6. Meskipun masuk ke dalam golongan minoritas, harus tetap mendapatkan hak-hak yang sama dengan kaum mayoritas, tidak boleh berat sebelah
  7. Pluralisme diberlakukan di segala bidang, yakni pluralisme politik, pluralisme ekonomi dan pluralisme sosial
  8. Semua orang sama di mata hukum, walaupun seorang pimpinan sekalipun, pejabat yang menduduki jabatan nomor satu, tetap harus dihukum sesuai dengan porsinya jika memang terbukti bersalah oleh pengasilan
  9. Setiap manusia dijamin hak asasinya, tidak boleh dibeda-bedakan berdasarkan jenis kelamin, ras, etnis atau golongan
  10. Secara konstitusional, sesuai dengan atau berdasarkan undang-undang yang sah, berhak ada pembatasan dari pemerintah
  11. Harus menjunjung tinggi nilai-nilai yang luhur yang ada di dalam toleransi, di samping itu juga harus terus terjalin kerja sama yang baik, permufakatan dan pragmatisme

Beberapa Asas Pokok Dari Demokrasi


Ilustrasi asas demokrasi
Demokrasi memiliki beberapa asas yang principil sekali, yang pokok. Asas sama dengan gagasan, suatu gagasan yang mendasar gagasan pokok. Suatu negara atau pemerintahan yang menganut sistem demokrasi haruslah memiliki asas atau gagasan yang pokok, yakni mengakui adabnya hakikat dari seorang manusia.

Di dalam berinteraksi secara sosial, setiap orang mempunyai kemampuan yang tidak berbeda. Dengan berdasarkan kepada gagasan pokok tadi maka terdapat dua asas yang pokok dari demokrasi yang diuraikan di bawah ini :

1. Rakyat diakui partisipasinya di dalam pemerintahan

Salah satu contoh nyatanya adalah di dalam memilih wakil-wakil rakyat yang akan duduk di lembaga perwakilan rakyat, pemilihannya harus dilangsungkan secara langsung, bebas, adil, umum, jujur dan rahasia

2. Manusia diakui hakikat dan martabatnya

Contohnya seperti ini, jika ada suatu masalah yang menyinggung tentang hak asasi seorang warga negara maka demi kepentingan orang banyak pulalah pemerintah harus turun tangan langsung, wajib melakukan upaya atau tindakan terbaik supaya hak-hak asasi warga negara yang bersangkutan bisa terlindungi

Beberapa Ciri Dari Pemerintahan Yang Demokratis


Suatu negara atau pemerintahan yang ingin disebut demokratis harus memenuhi beberapa unsur di mana semua unsur yang ada haruslah diterima oleh semua kalangan. Ini disebut juga dengan ciri-ciri yang wajib ada di dalam pemerintahan atau negara yang demokratis.

Intinya ciri-ciri dari suatu negara yang demokratis adalah jika demokrasi sudah menjadi suatu tatanan yang diterima dan dilaksanakan dengan penuh sadar tidak hanya di negara yang bersangkutan melainkan di seluruh dunia.

Jika ingin memperoleh bagaimana sebenarnya ciri-ciri dari pemerintahan yang demokratis, berikut di bawah ini antara lain penjelasannya :
  1. Secara langsung maupun tidak langsung (dengan melalui perwakilan) di dalam mengambil keputusan politik, harus melibatkan warga negaranya
  2. Setiap warga negara diakui, dihargai dan dilindungi hak-hak asasinya
  3. Tanpa memandang bulu semua warga negara memperoleh persamaan hak di segala bidang yang mereka ikuti
  4. Sebagai media untuk menegakkan hukum dengan adil harus ada sebuah lembaga peradilan serta kekuasaan kehakiman yang berdiri sendiri, maksudnya tidak gampang terpengaruh oleh siapapun itu
  5. Media massa atau pers diberikan kebebasan untuk memberikan informasi serta diberikan ijin untuk mengontrol kebijakan pemerintah asalkan masih dalam taraf yang wajar
  6. Dalam memilih pimpinan suatu negara dan pemerintahan serta wakil rakyat yang akan duduk di parlemen harus dilakukan lewat pemilihan umum yang bebas, adil, jujur dan rahasia
  7. Seluruh warga negara diberikan kemerdekaan dan kebebasan
Itulah pembahasan lengkap mengenai pengertian demokrasi, ciri-ciri pemerintahan demokrasi, asas pokok dari demokrasi, pengertian demokrasi menurut para ahli, prinsip demokrasi, dan bentuk demokrasi. Semoga pembahasan tersebut dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Terimakasih.